Selasa, 12 Desember 2017

Materi 2 - Mentauhidkan Allah Ta'ala Dengan Rububiyyah-Nya

⏳ KAJIAN AQIDAH ⏳


#Materi 2

Mentauhidkan Allah Ta'ala Dengan Rububiyyah-Nya


Audionya download di sini


Maksudnya adalah mengesakanNya dengan beriman terhadap perbuatan-perbuatanNya seperti
•1) Maha Mencipta dengan sempurna,
•2) Maha Mengatur dengan  sempurna,
•3) Maha Memiliki dengan sempurna,
•4) Maha Memberi rizqi dengan sempurna,
dan seterusnya yang tak ada semisal dengan-Nya.

🥀 Dalil tidak ada ciptaan yang paling sempurna kecuali ciptaanNya:

أَمْ جَعَلُوا لِلَّهِ شُرَكَاءَ خَلَقُوا كَخَلْقِهِ فَتَشَابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْ ۚ قُلِ اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ

Apakah mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah, “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Tuhan Yang Maha Esa, Mahaperkasa.”
[Qs Ar-Ra'd (13): 16]

🥀 Dalil bahwa tidak ada pengaturan yang paling sempurna kecuali pengaturanNya:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Tuhan kalian Dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhan kalian, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
[Qs Yunus (10): 3]

🥀 Dalil bahwa tidak ada pemberi rizqi yang paling sempurna kecuali pemberianNya:

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ

Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan shalat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.
[Qs TaHa (20): 132]

🥀 Dalil bahwa tidak ada pemilik yang paling sempurna kecuali apa yang dimilikiNya:

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ ۚ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا

Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan sungguh, Kami telah memerintahkan kepada orang yang diberi kitab suci sebelum kalian dan (juga) kepada kalian agar bertakwa kepada Allah. Tetapi jika kalian ingkar, maka (ketahuilah), milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan Allah Mahakaya, Maha Terpuji.
[Qs An-Nisa (4): 131]

🥀 Tidak ada yang mengingkari dan menyangkal dari siapapun itu tentang tauhid dengan rububiyyah Allah Ta'ala.

Adapun orang-orang sombong tidak mengakui rububiyyahNya  pasti tetap meyakini dalam hatinya, seperti Fir'aun dan lainnya.

Dalilnya:

فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَىٰ

(Fir'aun) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.”
[Qs An-Nazi'at (79): 24]

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرِي

Dan Fir‘aun berkta, “Wahai para pembesar kaumku! Aku tidak mengetahui ada Tuhan bagimu selain aku.
[Qs Al-Qasas 38]

وَجَحَدُوا بِهَا وَاسْتَيْقَنَتْهَا أَنْفُسُهُمْ ظُلْمًا وَعُلُوًّا ۚ فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِينَ

Dan mereka mengingkarinya karena kezhaliman dan kesombongannya, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.
[Qs An-Naml (27): 14]

قَالَ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا أَنْزَلَ هَٰؤُلَاءِ إِلَّا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ بَصَائِرَ وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَا فِرْعَوْنُ مَثْبُورًا

Dia (Musa) menjawab, ”Sungguh, engkau telah mengetahui, bahwa tidak ada yang menurunkan (mukjizat-mukjizat) itu kecuali Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sungguh, aku benar-benar menduga engkau akan binasa, wahai Fir‘aun.”
[Qs Al-Isra (17): 102]

Wallahu a'lam

✒ Ditulis oleh Ustadz Sayyid Sadly As Saqqaf
(Alumni STIBA Makassar, Mahasiswa Qassim University, KSA)


Gabung Group BII
Ketik Gabung BII#nama#L/P#Daerah
📲08113940090

👍🏻 Like FP Belajar Islam Intensif
👍🏻 Follow Instagram belajar.islam.intensif


🍃 Group WA Belajar Islam Intensif 🍃

Tidak ada komentar:

Posting Komentar