Selasa, 26 Desember 2017

Majelis 1 - Bukti-Bukti Keberadaan Allah Ta'ala.

⏳ *KAJIAN AQIDAH* ⏳

#Majelis 1

*Bukti-Bukti Keberadaan Allah Ta'ala.*
Download Audio

1⃣ _*Fitrah.*_

Secara fitrah, semua makhluq yang Allah Ta'ala ciptakan pada dasarnya beriman kepadaNya.
Dalilnya:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال
ّقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada seorang anakpun yang terlahir kecuali dia dilahirkan dalam keadaan fithrah. Maka kemudian kedua orang tuanyalah yang akan menjadikan anak itu menjadi Yahudi, Nashrani atau Majusi.
[Hr Al Bukhari: 1319].

🌾Makna Fitrah Allah Ta'ala sebutkan dalam ayatNya:

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
[Qs Ar-Rum (30): 30]


2⃣ _*Syar'i.*_

Secara syar'i, dengan adanya semua kitab yang diturunkan dan diutusnya semua Nabi dan Rasul yang menjelaskan keberadaan Allah Ta'ala.


3⃣ _*Akal.*_

Secara logika, tidak mungkin mobil, kapal, pesawat dan seterusnya ada begitu saja, pasti ada pembuatnya. Begitupun gunung, bumi, langit, laut, matahari, bulan dan seterusnya pasti ada Penciptanya yaitu Allah Ta'ala.

Dalilnya:

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ عَنْ أَبِيهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْمَغْرِبِ بِالطُّورِ فَلَمَّا بَلَغَ هَذِهِ الْآيَةَ { أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمْ الْخَالِقُونَ أَمْ خَلَقُوا السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ بَلْ لَا يُوقِنُونَ أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمْ الْمُسَيْطِرُونَ }
قَالَ كَادَ قَلْبِي أَنْ يَطِيرَ

Dari Muhammad bin Jubair bin Muth'im dari Bapaknya radhiyallahu 'anhu dia berkata; aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca surat At Thuur pada shalat Maghrib. Tatkala sampai ayat ini; "Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa?". (At Thuur: 35-37). Beliau berkata: 'Hatiku hampir saja akan terbang.'
[Hr Al Bukhari: 4573].


4⃣ _*Doa-doa yang dikalbulkan oleh Allah Ta'ala.*_

Doa Nabi Nuh 'alaihis salam.

وَنُوحًا إِذْ نَادَىٰ مِنْ قَبْلُ فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ

Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu, ketika dia berdoa. Kami perkenankan (doa)nya, lalu Kami selamatkan dia bersama pengikutnya dari bencana yang besar.
[Qs Al Anbiya (21): 76].

Doa para pejuang Badr.

إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ أَنِّي مُمِدُّكُمْ بِأَلْفٍ مِنَ الْمَلَائِكَةِ مُرْدِفِينَ

(Ingatlah), ketika kalian memohon pertolongan kepada Tuhan kalian, lalu diperkenankannya bagi kalian, “Sungguh, Aku akan mendatangkan bantuan kepada kalian dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.”
[Qs Al Anfal (8): 9].

Dan doa-doa manusia lainnya, dan bahkan kita sendiri seringkali merasakan terkabulnya doa kita.


5⃣ _*Adanya mukjizat Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul Allah Ta'ala.*_

Orang-orang melihat dan menyaksikannya sebagai bukti yang kuat dari risalah yang mereka bawa.

Misal:
• Mukjizat Nabi Musa 'alaihissalam.

فَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنِ اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْبَحْرَ ۖ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ

Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.
[Qs Asy-Syu'ara (26): 63].

• Mukjizat Nabi 'Isa 'alaihissalam

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ اذْكُرْ نِعْمَتِي عَلَيْكَ وَعَلَىٰ وَالِدَتِكَ إِذْ أَيَّدْتُكَ بِرُوحِ الْقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِي الْمَهْدِ وَكَهْلًا ۖ وَإِذْ عَلَّمْتُكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالْإِنْجِيلَ ۖ وَإِذْ تَخْلُقُ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ بِإِذْنِي فَتَنْفُخُ فِيهَا فَتَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِي ۖ وَتُبْرِئُ الْأَكْمَهَ وَالْأَبْرَصَ بِإِذْنِي ۖ وَإِذْ تُخْرِجُ الْمَوْتَىٰ بِإِذْنِي ۖ وَإِذْ كَفَفْتُ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَنْكَ إِذْ جِئْتَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ فَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ

Dan ingatlah ketika Allah berfirman, “Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan kitab kepadamu dan hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala waktu engkau mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
[Qs Al-Maidah (5): 110].

• Mukjizat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang kita rasakan hingga saat ini dan akan terus ada hingga hari kiamat, yaitu al Quran

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ ۚ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

Maka tidakkah mereka mentadabburi (mendalami) Al-Qur'an? Sekiranya (Al-Qur'an) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya.
[Qs An-Nisa (4): 82]

Dan mukjizat para Nabi dan Rasul lainnya

Wallahu a'lam
Referensi:
Nubdzah fil 'aqidah al islamiyah lil 'utsaimin


✒ *Ditulis oleh Ustadz Sayyid Sadly As Saqqaf -حفظه الله-*
_(Alumni STIBA Makassar, Mahasiswa Qassim University, KSA)_


*Gabung Group BII*
Ketik Gabung BII#nama#L/P#Daerah
📲08113940090

👍🏻 Like FP Belajar Islam Intensif
👍🏻 Follow Instagram belajar.islam.intensif


🍃 *Group WA Belajar Islam Intensif* 🍃

Tidak ada komentar:

Posting Komentar